KEJAYAAN MASA KECIL
Haii guys
Kembali lagi di Blog saya,kali ini saya tidak membawakan
tips-tips atau yg lainnya,tetapi pengalaman masa kecil
Kehidupan saya memang tak bisa lepas dari yang namanya sepakbola,saya
lahir dikeluarga penyuka sepaKbola dari bapak,kakak,bahkan ibu juga penyuka bola,hanya
kakak saya yg perempuan saja yg tidak menyukai bola,dari itulah yg membuat bapak
saya mempunyai keinginan anaknya kelak bisa menjadi pemain sepakbola
profesional,dulu kakak laki laki saya juga pemain sepakbola tapi hanya
bertanding antar-kampung(tarkam),dan keinginan bapak saya agar saya bisa
menjadi pemain sepakbola yg lebih dari sekedar antar-kampung,maka itulah saya
mulai dimasukan di akademi sepakbola yg memang tidak terlalu jauh dari
rumah,saat itu saya masih duduk di kelas 5 SD,bukan hanya karena keinginan
orang tua tapi juga keinginan diri saya agar bisa mengembangkan hobi saya ini,saya
mulai giat berlatih 3 kali seminggu di akademi itu,akademi yg saya ikuti
bernama “Bina Nusantara Football Academy” atau biasa di sebut “BINTARA”,memang
akademi ini sudah terbukti banyak pemain dari akademi yg diambil untuk tim PSIK
klaten baik junior maupun senior,maka itulah saya masuk.
Di akademi dibagi berdasarkan tahun kelahiran,karena saya
kelahiran 2003 saya masuk di kelompok 2003,saya diposisikan oleh pelatih saya
sebagai bek tengah,bukan tanpa alasan memposisikan saya,karna yg dibutuhkan
menjadi seorang bek ialah yg mempunyai badan yg tinggi agar bisa duel bola di
udara,dan mempunyai badan yg kuat untuk menjaga pertahanan,dan saya pada saat
itu yg mempunyai badan yg tinggi dan cocok untuk bek,padahal posisi impian saya
bukanlah Bek tetapi menjadi Striker yg bisa mencetak gol banyak,menjadi bek
memang bisa juga mencetak gol tetapi bek lebih fokus pada pertahanan tim agar tidak
kemasukan gol,dan saya juga mulai menikmati posisi menjadi Bek tengah yg menjadi
titik kunci pertahanan tim.
Belum cukup lama saya bergabung,tim saya harus berlaga di
turnamen yg diikuti akademi-akademi dari beberapa kota di jawa tengah,ini
turnamen pertama kali saya,dengan ditonton banyak orang agak menjadi beban,tetapi
tak lupa orang tua saya juga ikut menonton mendukung saya dan membuat saya
untuk lebih bersemangat.
Ini lah tim saya,memang masih culun-culun,ini saat kelas 5
SD😁😁
- · Reva(kiper)
- · Hafizi(Bek tengah)
- · Adit(Bek Kanan)
- · Figo(Bek Kiri)
- · Rizki(Kapten & Gelandang Bertahan)
- · Yusuf(Gelandang Serang)
- · Sandy(sayap kanan)
- · Gozhy(sayap kiri)
- · Krizaj(striker)
*nama panggilan,nama lengkap lupa
Turnamen dimulai pukul 7 pagi,turnamen menggunakan sistem
gugur,siapa tim yg kalah akan langsung pulang dan tim yg menang akan
melanjutkan kebabak selanjutnya,dan alhamdulillah tim saya berhasil melaju
kebabak final bertemu wakil dari magelang,
Pada babak final tim saya bermain seri di waktu normal dan
harus dilanjutkan babak adu pinalti,tetapi pada babak adu pinalti tim saya
harus mengakui kenunggulan wakil magelang itu,tim saya hanya bisa memasukan 1
gol dari 5 kesempatan,dan tim lawan 2 gol dari 5 kesempatan,dan menjadikan tim
saya harus puas menjadi Runner-up saja.
Selepas dari kekalahan itu,saya mendapat pujian dari pelatih
saya bahwa saya bermain baik,dan membuat tim sedikit kebobolan dan hanya kalah
adu penalti,
dan turnamen ini yg
paling berharga,karena turnamen pertama bagi saya,dan masih banyak sekali yg
kami ikuti,dan terlalu panjang untuk diceritakan,
Dan pada akhirnya saya terpaksa harus keluar dari akademi
karena saat itu saya kelas 6 SD dan harus fokus UN dan saya keluar dari
akademi,dan tak lama setelah saya keluar,akademi itu dibubarkan karena banyak
yg keluar sehingga sedikit murid di akademi.
namun sekarang akademi itu sudah kembali hidup dan
bangkit,sekarang banyak sekali murid akademi,saya juga ingin kembali masuk
akademi,tetapi bangkitnya akademi itu saat saya sudah kelas 9 SMP dan harus
fokus UN,sehingga saya tunda dulu keinginan untuk kembali gabung,suatu saat
nanti saya ingin bergabung kembali dan mengulangi kejayaan masa kecil saya,
mewujudkan keinginan orang tua dan bisa menggembangkan
sepakbola yg tak hanya sekedar hobi tetapi bisa menjadi profesi.
KOMEN
Uwe😄
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
HapusWiiihh pengalaman yang keren
BalasHapus